Ahad, (22/06/2025), mahasantri penerima Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang tergabung dalam Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) telah mengadakan Temu Kangen Regional 3 (Temreg CSSMoRA)di Villa Griya CMA, Pasudan Pacet Mojokerto. Acara tersebut berjalan lancar dengan dipandu oleh moderator dari UNAIR dan diisi oleh pemateri dari alumni CSSMoRA Ma’had Aly Hasyim Asy’ari. Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Umum CSSMoRA Nasional 2024-2025, perwakilan pengurus CSSMoRA Nasional, serta segenap anggota CSSMoRA yang berada di kawasan regional 3 Jawa timur.
Ketua Panitia menempati sambutan pertama dalam rangkaian acara. Dalam sambutannya, panitia menjelaskan bahwa Temreg tahun ini memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan sebelumnya. Ia menyatakan bahwa dari tingkat nasional, ada keinginan untuk memperkuat kaderisasi di antara peserta. Selain itu, ia juga mengumumkan adanya tambahan kegiatan, termasuk seminar dan beberapa lomba baru, seperti quiz show, yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan interaksi antar peserta. Dengan inisiatif ini, diharapkan acara Temreg dapat berjalan lebih menarik dan bermanfaat bagi semua.
Sambutan kedua disampaikan oleh Khidrian, Ketua Umum Nasional CSSMoRA tahun 2024-2025. Dalam kesempatan ini, Ia menekankan penghormatan kepada semua peserta dan. Khidrian juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya panitia, atas usaha maksimal mereka dalam menyukseskan acara.
Acara temreg diadakan selama tiga hari berturut-turut dengan berbagai fun game serta diskusi lainnya.
Begitu pula dari pemateri yang disampaikan oleh Mas Sofyan Hadi, alumni Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, telah berlangsung dengan sukses. Dalam kesempatan tersebut, Mas Sofyan menekankan bahwa format sharing lebih cocok untuk acara ini dibandingkan dengan seminar formal. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong interaksi yang lebih baik dan memperkaya diskusi di antara peserta.
Mas Sofyan menjelaskan, “Untuk seminar, saya rasa kurang cocok. Mending kita sharing saja agar lebih interaktif dan dapat berbagi pengalaman secara langsung.”
Acara ini dihadiri oleh peserta Temreg CSSMoRA yang antusias untuk mendengarkan pengalaman dan pengetahuan dari Mas Sofyan. Diskusi yang berlangsung sangat dinamis, memungkinkan peserta untuk bertanya dan memberikan pendapat.
Dalam acara sharing tersebut, Mas Sofyan menyampaikan banyak pesan mengenai peran mahasantri CSSMoRA dalam membangun masyarakat yang berdaya. Ia menekankan pentingnya kontribusi aktif mahasiswa dalam upaya pembangunan Indonesia.
Mas Sofyan menjelaskan bahwa mahasantri diharapkan dapat menjadi agen perubahan melalui berbagai program strategis yang dapat dilaksanakan. Hal ini sejalan dengan tujuan PBSB untuk terlibat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip hadis “خير الناس أنفعهم للناس”yang berarti “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Hadis ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan motto dalam hidup para mahasantri, agar senantiasa berupaya untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
Pewarta: Naili Nur Indah Sari Mahasantri CSSMoRA angkatan-23


Tinggalkan Balasan