Wildan Husin sebagai Salah satu mahasantri CSSMoRA MAHA kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Lomba Syarah Muqaddimah Kitab Adab ‘Alim wa Muta’allim yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tebuireng pada 27 September – 20 Oktober, ia berhasil meraih juara kedua.
Lomba ini menekankan kemampuan peserta dalam mensyarah muqaddimah kitab karya Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari dengan tetap memperhatikan tiga aspek penting yang menjadi fokus penilaian panitia, yaitu kesesuaian dengan tema, kekayaan referensi, dan ketepatan tatabahasa. Prestasi ini semakin istimewa karena sang juara mengaku awalnya mengikuti lomba hanya iseng setelah diberi tahu oleh temannya, serta menyelesaikan karya hanya dalam waktu tiga hari.
“Alhamdulillah saya sangat senang, karena sejak awal tidak berekspektasi apa pun.” ungkapnya saat diwawancarai oleh tim LIC CSSMoRA MAHA.
Selain mendapatkan sertifikat dan uang tunai, ia juga membawa pulang pengalaman berharga. Menurutnya, mengikuti lomba ini membuka wawasan baru tentang kedalaman ilmu Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari.
“Setiap kalimat dalam kitab beliau menunjukkan keluasan referensi dan kedalaman ilmu yang luar biasa,” ujarnya.
Di akhir sesi, ia juga membagikan pesan untuk sahabat CSSMoRA lainnya. “Menulis itu ada tiga tahapan: membiasakan diri, memperkaya bobot tulisan dengan referensi, dan memperindah retorika bahasa. Jangan loncati tahapannya.”
Semoga prestasi ini dapat menginspirasi mahasantri CSSMoRA MAHA lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.


Tinggalkan Balasan