Mahasantri CSSMoRA Raih Juara 3 Debat Bahasa Arab Tingkat ASEAN di UIN Malang

Kabar membanggakan datang dari keluarga besar CSSMoRA Ma’had Aly Hasyim Asy’ari. Dua mahasantri PBSB tahun 2024, M. Badar Laduni dan Moh. Wildan Husin, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Munazharah Ilmiyah atau Debat Bahasa Arab tingkat ASEAN yang menjadi bagian dari Festival Jazirah Arab di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kompetisi ini berlangsung selama empat hari, mulai 3 hingga 6 November 2024, dan menghadirkan peserta dari berbagai kampus di Indonesia serta perwakilan dari Malaysia.

Dalam perlombaan tersebut, tim Ma’had Aly Hasyim Asy’ari beranggotakan tiga orang: Moh. Wildan Husin, Rasyid Irfan, dan M. Badar Laduni. Meskipun penghargaan Juara 3 diberikan kepada tiga peserta sekaligus, peliputan kali ini fokus pada Badar dan Wildan sebagai mahasantri PBSB aktif yang menjadi bagian dari CSSMoRA MAHA.

Perjalanan mereka tidak mudah. Munazharah Ilmiyah dikenal memiliki standar penilaian yang ketat, mulai dari kekuatan argumen, ketepatan penggunaan bahasa Arab, hingga etika dan sikap peserta. Tahun ini tantangannya semakin besar karena sejak babak penyisihan peserta tidak diperbolehkan menggunakan gadget untuk mencari data. Semua argumentasi harus disiapkan secara matang dan disampaikan secara spontan. Selain itu, format debat yang lebih kompleks serta kehadiran peserta dari luar negeri menambah pengalaman yang semakin berharga bagi para peserta.

Wildan bercerita bahwa mereka memutuskan mengikuti lomba ini karena sifat pendaftarannya terbuka tanpa syarat khusus. Mereka kembali turun dengan formasi yang sama seperti kompetisi di UINSA tahun sebelumnya, ketika juga meraih Juara 3. Kekompakan yang sudah terbangun dan pengalaman yang mereka miliki menjadi modal utama. Doa keluarga dan dukungan teman-teman turut memperkuat semangat mereka selama perlombaan.

Rasa syukur begitu terasa ketika pengumuman kemenangan dibacakan. Badar mengaku lega dan bahagia karena keberhasilan itu diraih setelah melewati berbagai drama dan ketegangan selama lomba. Mereka pulang membawa piala, sertifikat, serta dana apresiasi dari panitia.

Dari pengalaman ini, Badar dan Wildan menyampaikan pesan kepada teman-teman mahasantri CSSMoRA agar tidak ragu mencoba hal-hal baru, terutama dalam dunia perlombaan. Kekompakan dalam tim, keberanian menghadapi tantangan, serta pengalaman berulang dalam kompetisi akan membuat perjalanan berikutnya terasa lebih mudah. Yang tak kalah penting, mereka berpesan agar selalu mengiringi usaha dengan doa dan dukungan dari orang-orang terdekat.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari mampu bersaing di tingkat regional ASEAN dan terus berkontribusi membawa nama baik lembaga di kancah yang lebih luas. Semoga capaian ini menginspirasi banyak mahasantri untuk terus berkembang dan meraih prestasi di berbagai bidang.

, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *