Kategori: Artikel

  • Siklus Hari Raya

    Siklus Hari Raya

    Oleh: Muhammad Badar Laduni awarde PBSB angkatan 2025 Beberapa hari ini, berita di media sosial kembali ramai mengenai penentuan 1 Syawal yang menjadi penanda Hari Raya Idulfitri. Pembahasan sudah bukan lagi mempertanyakan kapan hari raya, tetapi beberapa di antara mereka mempertanyakan kualitas keilmuan masing-masing hanya berdasarkan perbedaan pandangan. Sontak, pikiran saya mulai tergerak untuk menanggapi…

  • Filter

    Filter

    Oleh: Haikal Marcellino awarde PBSB angkatan 2025 Entah sudah berapa bulan saya berhenti mengonsumsi tembakau—baik yang digulung dan dibungkus kertas maupun yang diekstrak menjadi cairan. Intinya, berhenti total. Aneh? Iya. Justru ketika usia sudah cukup untuk mengonsumsinya, pandangan saya terhadap tembakau malah terasa semakin absurd. Selain karena larangan di kampus yang menuntut komitmen untuk berhenti,…

  • Penerapan Prinsip Tabayyun dalam Menyikapi Maraknya Berita Hoaxs di Media Sosial

    Penerapan Prinsip Tabayyun dalam Menyikapi Maraknya Berita Hoaxs di Media Sosial

    Oleh: Zaky Fareza awarde PBSB angkatan 2025 Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, membawa dampak yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat modern. Media sosial memudahkan setiap orang untuk mengakses dan menyebarkan berita secara cepat tanpa batas ruang dan waktu. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul persoalan serius berupa maraknya penyebaran berita hoaxs. Media sosial justru…

  • “Kuliah itu Penting”, bukan “Yang Penting Kuliah”.

    “Kuliah itu Penting”, bukan “Yang Penting Kuliah”.

    Oleh: Dhion Rahmadi Fajar awarde PBSB angkatan 2025 Di tengah hiruk pikuk yang marak terjadi di Indonesia mengenai isu sosial dan ekonomi, munculah kesenjangan dan keterpurukan yang signifikan dalam pasar tenaga kerja nasional, sebab adanya tingkat pengangguran yang tinggi di tanah air.[1] Pada kuartal ketiga tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mencapai 4,85%…

  • MEJAGA LINGKUNGAN BUKAN PILIHAN TAPI KEWAJIBAN

    MEJAGA LINGKUNGAN BUKAN PILIHAN TAPI KEWAJIBAN

    Oleh: Muhammad Shulthon, awarde PBSB 2025 kerusakan lingkungan bukan lagi ancaman masa depan, tetapi kenyataan yang kita hadapi hari ini. Jatuhnya korban jiwa akibat banjir di Sumatra adalah alarm keras bagi kita bahwa kerusakan alam bukan lagi ancaman, melainkan kenyataan. Ironisnya, hutan-hutan penyangga kita ditebang habis demi hamparan sawit. Kita harus sadar bahwa meskipun sama-sama…

  • Kebangsaan dari, oleh, dan untuk Pesantren

    Kebangsaan dari, oleh, dan untuk Pesantren

    Tebuireng jadi contoh nyata sejak masa perjuangan kemerdekaan, masa membangun pendidikan, hingga ikut memberi arah bagi desain negara, pesantren selalu hadir.

  • Kebangsaan dalam Kacamata Hadis: Spirit Santri untuk Indonesia Emas

    Kebangsaan dalam Kacamata Hadis: Spirit Santri untuk Indonesia Emas

    Lebih jauh, terdapat hadis-hadis sahih menunjukkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tanah airnya sebagai bukti kecintaan beliau terhadap bangsa dan tanah air

  • Aspirasi yang Tersandera Konspirasi: Dua Wajah di Tengah Gejolak

    Aspirasi yang Tersandera Konspirasi: Dua Wajah di Tengah Gejolak

    Agama mengajarkan amar ma’ruf nahi munkar. Kritik terhadap penguasa adalah bagian dari menegakkan kebenaran, tetapi harus dilakukan dengan hikmah dan akhlak. Rasulullah ﷺ bersabda: “Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Abu Dawud). Namun, jalan kekerasan, penjarahan, dan anarki jelas bertentangan dengan prinsip syariat, karena kemudaratan tidak pernah melahirkan maslahat.

  • Halal Bihalal: Momen Mempererat Silaturahmi dan Memaafkan

    Halal Bihalal: Momen Mempererat Silaturahmi dan Memaafkan

    Di kalangan umat Islam Indonesia, beredar sebuah tradisi Halal Bihalal yang lazimnya dilakukan tak lama setelah hari raya Idul Fitri. Setelah berpuasa satu bulan penuh lamanya, tibalah hari kemenangan yang diisi dengan saling memaafkan antar sesama saudara.

  • Pengaruh Nasionalisme Pesantren terhadap Mahasiswa Organisatoris

    Pengaruh Nasionalisme Pesantren terhadap Mahasiswa Organisatoris

    Nasionalisme adalah sikap cinta terhadap tanah air yang diwujudkan melalui rasa bangga, penghormatan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Adapun mahasiswa atau yang biasa disebut sebagai Agent of Age seringkali melekat dengan istilah nasionalisme dan organisasi. Tanpa adanya organisasi kegiatan kemahasiswaan akan terasa biasa biasa saja. Sebaliknya dengan adanya organisasi, seorang mahasiswa mampu mengasah soft…